Friday, April 19, 2019

Game Overview: Odin Sphere Leifthrasir (Ps Vita)


Saya harus berterimakasih terhadap sistem game usang yang di-remastered, alasannya kalo tidak ada itu aku tidak akan pernah merasakan memaikan game Odin Sphere ini. Odin Sphere merupakan game yang sudah lama direlease untuk platform PlayStation 2 pada tahun 2008 silam, didevelop oleh Vanillaware, Vanillaware sendiri sudah me-release game-game yang cukup populer mirip Dragon's Crown, Muramasa Rebirth dan kedepannya akan merelease game dengan genre yang sama pula dengan judul 13 Sentinels: Aegis Rim.

(PS2 Cover Odin Sphire)

(Dragon's Crown)

(Muramasa Rebirth)

(13 Sentinels: Aegis Rim)

(Odin Sphere Leifthrasir)

Versi remastered dari game ini diberi judul Odin Sphere Leifthrasir, yang merupakan game exclusive untuk Playstation 3, 4 dan PS Vita, game versi remastered ini tentunya menerima sentuhan peningkatan grafik yang tidak mengecewakan signifikan, dan menerima beberapa fiture-fitur gres sehingga permainan dalam game ini mempunyai fase yang lebih cepat.

(Perbandingan grafik PS2 dan PS4)





Untuk sobat-sobat yang belum pernah memainkan game dari developer Vanillaware, mampu di coba deh, grafik-art yang diberikan cukup unik sekali, beda dari game lainya, saya jadi ingat pertama kali memainkan game Muramasa Rebirth di PS Vita, membuat aku merasa terkagum - kagum dan merasa 2D games bisa dibuat menjadi game semanarik ini dan mampu disandingkan dengan game AAA lainnya.





Oke sudah cukup pembukaannya, mari kita bahas lebih dalam tetang game ini. Odin Sphere Leifthrasir menceritakan 5 sudut pandang huruf yang berbeda, dan masing-masing huruf tersebut dibentuk chapter sendiri-sendiri, jadi mampu dibilang antar-abjad satu dan yang lainnya akan saling bersangkutang storynya, oiya game ini mengambil setting tema mitologi Nordik, dimana dongeng pertama diawali dengan kisah seorang putri dari Odin bernama Gwyndolyn yang ingin menarik simpatik dari ayahnya Odin dan keluar dari bayang-bayang kakaknya yang sudah menginggal dalam perang, kemudian dilanjutkan dengan seorang pangeran yang dikutuk menjadi seekor Poka (huruf kelinci) berjulukan Cornelius, lanjut ke putri Mercedes yang dipaksa untuk memimpin pasukan peri, alasannya adalah ratu sebelumnya meninggal dan balasan insiden itu terjadi pemberontakan dari bangsa peri, sesudah itu ada Oswald sang "Shadow Knight" merupakan sebuah huruf yang sedang kebingungan dan tindakannya selalu dikontrol oleh ayah tirinya yang ternyata jahat, terakhir ada Velvet seorang huruf yang merupakan keturunan terakhir dari raja Valentine. Makara masing-masing tokoh memiliki dilema sendiri-sendiri yang harus mereka selesaikan dan selama petualangan berlangsung antara satu peristiwa akan mensugesti peristiwa di tokoh aksara yang lainnya. Hingga kesudahannya semua karakter akan berkumpul untuk mewujudkan sebuah ramalan kuno wacana kehancuran dunia.






Setting dunia utama bernama Erion dibagi menjadi beberapa teritori negara, seperti Ringford wilayah hutan belantara yang dikuasai oleh kaum peri, Ragnanival tempat kerajaan tuhan-ilahi yang dikuasai oleh "Deamon Lord" Odin, kawasan Titania dikuasai oleh ketrunan raja Valentine, kawasan ini mirip dunia untuk para manusia, ada juga kawasan gunung berapi yang dikuasai oleh raja Onyx, dan terakhir ada Netherworld sebuah tempat yang dikuasai oleh ratu Odette, yang merupakan dunia untuk para roh yang sudah mati. Setiap arena mempunyai grafik dan efect yang berbeda-beda dan sangat elok sekali desain arenanya.






Gameplay dari game ini 2D side-scroling game, jadi kita akan pindah-pindah arena, dan di setiap arena ada beberapa musuh yang muncul, kita diharuskan membunuh semua musuh yang ada di arena itu, di tamat map akan selalu ada boss yang sudah menunggu kita. Gameplaynya cukup cantik, skill yang diberikan cukup banyak, ada mode shortcut skill jadi untuk mengeluarkan sill tertentu sudah tidak ada delay lagi. Kenaikan level atau experiance dari game ini kita didapat dari memakan masakan, jadi kita bisa menanam suatu benih flora tertentu dan menawarkan semacam soul agar benih tersebut tumbuh kemudian menghasilkan buah, lalu buah itu mampu kita makan atau bisa kombinasikan dengan buah-buah lain atau bahan-bahan lainya yang kita mampu dari drop musuh sehingga menghasilakn suatu masakan tertentu yang tentunya exp yang kita dapat lebih banyak saat memakan kuliner tersebut dari pada memakan eksklusif bahan mentahnya.






Secara keseluruhan yang sangat meninjol dari game ini yakni grafik arts yang unik, dan story yang terbilang cukup anggun, terlihat dari developer yang benar-benar niat membuat Level design yang tidak mengecewakan panjang, aku sudah menghabiskan sekitar 40 jam total dan masing-masing karakter sudah dikisaran level 50. Namun berdasarkan saya huruf dari game ini terlalu banyak, diawal-awal story memang sih saya terkagum-kagum dengan dunia yang diberikan, namun setelah di selesai dongeng atau dua abjad terakhir rasanya cukup repetitif, alasannya arena yang kita datangi akan hampir-hampir sama dan kita akan melawan musuh dengang model yang sama pula. Nanum game ini memiliki beberapa ending yang seru jikalau kita dapatkan semua, dan ada beberapa ending tersembunyi yang jikalau kita dapatkan semua rasanya game ini benar-benar "tamat", tidak menggantung ceritanya. 






Intinya yang belum pernah merasakan game basutan Vanillaware wajib untuk memainkan game ini, alasannya kita akan merasakn sebuah experiance baru dalam bermain sebuah game. Dengan tema story, per-Cintaan, Pengorbanan, Persahabatan, Misteri, Penghianatan dll menciptakan game ini memiliki storyline yang "kaya". Game ini tersedia juga untuk PS4 dengan grafik 1080p dan 60fps membuat lebih nyaman di mata kita.


No comments:

Post a Comment