HISTORY SAVED GAMES - 002
Di awal dunia video games, para gamers tidak ada kebutuhan untuk melakukan penyimpanan game data, sebab biasanya games pada saat itu tidak memiliki plot dongeng yang kompleks dan umumnya game-game tersebut durasinya sangat singkat. Sehingga gamer bisa menyelesaikan game tersebut tanpa memakai save story.
Barulah di tahun 1978 TAITO, dengan game arcade-nya berjudul Space Invaders memperkenalkan metode menyimpan skor tertinggi (high scores), yang mana metode itu hampir dipakai di semua mesin arcades pada ketika itu. Sehingga pada dikala itu para gamers berloba-lomba untuk mendapatkan skor tertinggi dan menuliskan inisial ID-nya pada papan skor sebagai sebuah kebanggaan. Masih ingat dengan game-game seperti Metal Slug, Samurai Shodown, Soul Edge, Street Fighter II, Double Dragon, dll.
Untuk dunia console, diawali dengan Nintendo Entertainment System (NES) dengan game berjudul The Legend of Zelda (1986), dimana di dalam kaset terdapat sebuah baterai backup yang dapat meyimpan memory pada RAM, yang mana ini mampu dipakai untuk menyimpan data dalam game tersebut. Dikarenakan dikala itu game-games NES mulai memiliki story yang lumayan panjang dan sedikit kompleks. Game pertama kali yang Saya mainkan dan itu memakai save story yaitu Castlevania II: Simon's Quest.
Namun jauh sebelum itu game-game pada NES sudah memakai metode Password untuk meyimpan dimana posisi terakhirnya dalam bermain sebuah games. Namun kelemahan dari password ini tentunya rentan kena hack, yang mana dulu jaman aku kecil, setiap games yang ada passwordnya selalu mencobanya dengan metode acak, dicoba-coba per masing-masing karakter hingga ditemukan sebuah kecocokan, di jaman moderen sekarang namanya Brute-force dalam dunia hacking password. Kaprikornus jaman dulu anak gamers pasti punya buku sakti yang isinya trick dan password dari game-game yang pernah dimainkannya.
Seiring berjalannya waktu, mulailah penyimpanan game data di simpan pada media floppy disks (PC), Memory Card (PlayStation One) dan kesannya di masa moderen ketika ini memakai hard drives sebagai media penyimpanan game data yang otoriter.








No comments:
Post a Comment