Friday, April 19, 2019

Review: Detroit: Become Human (Ps4)



Detroit: Become Human merupakan sebuah game narasi story interaktif yang di develop oleh Quantic Dream dan di publish oleh  Sony Interactive Entertainment, game ini di release pada 25 May 2018, awalnya merupakan game exclusive PS4 namun di tahun ini 2019 release juga untuk PC. Quantic Dream merupakan developer asal kota Paris yang memang sudah seorang ahli untuk menciptakan game-game dengan model seperti ini, jadi sudah tidak di ragu kan lagi Detroit: Become Human merupakan sebuah paket lengkap yang di sajikan dengan sangat immersive. Saya sudah memainkan 2 game sebelumnya dari developer ini, judulnya Heavy Rain (2010), Beyond: Two Souls (2013) baik versi PS3 dan PS4 nya, jadi tentunya saya mampu membandingkan game Detroit ini dengan dua game sebelumnya.

Detroit: Become Human sebuah game yang mengambil tema kehidupan kota Detroit di kala depan, dimana banyak pekerjaan insan yang hasilnya di gantikan oleh android untuk menerima hasil kerja yang lebih maksimal, yang mana hal itu menjadikan aneka macam macam konflik baik dari sisi insan dan juga para android. Game ini mempunyai story line cukup besar lengan berkuasa dan memang game mirip ini tidak diperuntukkan untuk semua gamer, alasannya bagi sobat-sahabat yang lebih suka game tipe action akan bosan memainkan game ini. Namun bila kita mau memainkan nya secara casual pun bisa, namun jangan harap bisa eksklusif mendapatkan true ending dari game ini.

Game ini terdiri dari 3 karakter protagonist utama yang mampu kita mainkan, pertama yakni Connor, seorang android investigator model terbaru yang di tugaskan untuk mengungkap sebuah masalah perilaku menyimpang dari beberapa android yang ada di kota Detroit. Kara, seorang android pengurus rumah biasa yang di tugaskan untuk merawat seorang anak kecil dan terakhir ada tokoh Markus, seorang android yang tidak sengaja lepas dan menyimpang dari program yang di berikan padanya. Ada juga tokoh insan dari game ini yakni Hank Anderson, seorang detektif yang sedang mengurusi kasus menyimpang android ini. Jadi kita sebagai pemain akan di berikan banyak sekali macam perspektif sudut pandang yang berbeda-beda dari game ini. Desain dari masing-masing huruf pun terlihat unik, developer cukup cendekia dengan menunjukkan ciri khas khusus untuk para android agar kita sebagai player tidak galau mana insan dan mana android, dimana baju yang dipakai para android terlihat futuristic, serta di kepalanya ada lampu led yang menyala kedap kedip, ketika android itu panik maka lampu akan menjelma kuning dan kadang merah, menggambarkan emosi dari android tersebut.

Kita di haruskan mengikuti setiap percakapan dan dialog antar masing-masing karakternya untuk bisa lebih mendalami dongeng dari game ini, tidak itu saja, dengan membaca majalah yang tercecer di banyak sekali tempat dari game ini maka kita akan lebih memahami apa saja yang sedang terjadi di dunia dikala itu, yang menarik menurut saya adalah gosip-informasi yang ada di surat kabar tersebut merupakan berita yang mungkin saja mampu terjadi di dunia konkret kita di era depan. Cerita dari game ini menurut aku di sajikan cukup elok sekali, di awal-awal game kita akan di sajikan sebuah chapter pembukaan dimana abjad Connor harus menyelamatkan seorang anak kecil yang disandera oleh android yang membelot, dari chapter awal ini saja bekerjsama sudah ada konflik di huruf Connor, dimana kesudahannya ia harus bangun di sisi insan atau berada pada sisi kaumnya sendiri android.
Game yang sedikit banyak mengusung ihwal model cerita detective dimana akan berbagai barang-barang yang bisa kita ajak berinteraksi dan banyaknya-pilihan-pilihan yang akan menuntun kita ke akhir chapter, dari aneka macam macam pilihan yang kita pilih, ini akan membawa ke sebuah aksi yang berbeda-beda, dan terakhir akan membawa kita ke ending yang berbeda-beda pula. Enaknya dari game ini adalah kita tidak harus mengulang satu chapter penuh jika kita ingin melihat apa yang terjadi kalau kita ingin melihat pilihan yang berbeda, jadi mampu saya bilang hal ini sangat menghemat waktu dan tidak terasa membosankan. Interface dimana saja terdapat percabangan pilihan dan konsekuensi bisa kita lihat secara visual dalam bentuk flowchart yang ini tentunya sangat mudah untuk kita pahami. Karena aku mengejar Platinum Trophy dari game ini jadi ada 90% kisah dari game ini sudah saya buka, jadi saya paham sekali dan melihat banyak sekali macam ending dari game ini. Untuk menilai game ini elok dan tidak kita harus melalui memang paling tidak 85% dongeng keseluruhan dari game ini.
Berbagai macam konflik antar masing-masing abjad akan terjadi pada game ini, Saat tokoh Hank sangat benci dengan android alasannya suatu hal, dan hatinya mulai luluh ketika banyak berinteraksi dengan Connor. Tokoh Kara yang ingin melindungi seorang anak kecil yang selalu di hajar ayahnya, namun ternyata pada jadinya Kara tau jadi diri sebetulnya dari anak tersebut, melihat perjuangan Kara untuk bisa menyelusup ke negara Canada yang bebas dari android. Terakhir ialah perjuangan tokoh Markus yang menginginkan kesetaraan antara insan dan android, alasannya android sudah ber-evolusi dan memiliki perasaan layaknya insan. Tentunya dari banyak konflik yang terjadi terdapat banyak pilihan dan jalan untuk menuju akhir dari konflik tersebut, misalkan pada tokoh Markus yang kita bisa memilih untuk berperang dengan insan atau malah memilih percaya dengan manusia, dan yakin bila mereka pasti di berikan kebebasan. 

Grafis yang di berikan dari game ini cukup elok dan realistic, setiap abjad sudah memakai motion capture dari insan asli, dan mimik wajah sudah di buat sedemikian rupa agar bisa ibarat pemain drama dan aktris aslinya. Yang hal ini menurut aku cukup anggun sekali, saat dialog yang kebanyakan adalah close up wajah, saya sama sekali tidak ada issue saat mereka sedang berbicara, semua terasa cukup fluent. Arena yang ada dalam game ini pun cukup menggambarkan sebuah konsep kota era depan yang tidak terlalu canggih kedepan, Terdapat beberapa distrik kota yang merupakan tempat tinggal orang kaya dan tentunya ada distrik kota yang kumuh. Dalam game ini pun ada beberapa aksi kejar-kejaran yang mana dalam aksi tersebut melibatkan model pilihan QTE, yang bila kita terlalu banyak gagal menekan tombol-tombol makan huruf kita akan mati.
Dari segi soundtrack game ini memiliki 3 soundtrack utama yang berbeda di masing-masing abjad, dan saat kita mendengarkan masing-masing soundtrack makan akan terbayang bagai mana sifat dari abjad yang kita mainkan, mirip Connor yang mempunyai soundtrack terdengar seperti sesuatu yang modern dan canggih. Kara mempunyai soundtrack yang duka dan  syahdu. Terakhir Marcus mempunyai soundtrack yang terkesan usaha dan revolusi. Pada banyak sekali adegan pun soundtrack terasa memompa adrenalin dan benar-benar sebuah soundtrack yang di garap sangat serius.
Kata "Seru" ternyata tidak hanya kita temukan dari game yang bersifat action, tembak-tembakan, ada banyak ledakan dll, Game Detroit: Become Human berdasarkan aku sangat seru dari segi dongeng, dimana perasaan kita akan di ombang-ambingkan naik turun, oleh aneka macam macam konflik pilihan yang ada, pesan tabiat yang di berikan, malah saya merasa para android malah lebih insan dari pada manusianya sendiri. Bagi sobat-sahabat yang memang ingin merasakan sebuah sensasi berbeda dalam bermain game bisa mencoba untuk memainkan game dengan jenis seperti ini, kita akan merasakan sebuah experience berbeda dalam memainkan sebuah game. Kita akan mencicipi seperti menonton sebuah film namun kita mempunyai kontrol atas nasib dari masing-masing huruf utama dalam film tersebut.
Score dari Saya: 9/10

Di mainkan di PS4 Pro, HDR On

Note.
Saat saya memainkan game ini, kita mendapatkan bonus konten, yang salah satunya berisi semacam cuplikan video cerita game ini di buat oleh developer dari awal-sampai dengan selesai, di sana saya melihat banyak sekali orang yang terlibat dalam pembuatan satu game ini saja, pembuatan yang memakan waktu 4 tahun lebih, melibatkan aneka macam macam orang dengan kemampuan dan spesialisasi nya masing masing, dan sangat di sayangkan bila saat produk simpulan game ini keluar kita memainkan nya di versi bajakan secara gratis T_T, tanpa mengapresiasi kerja keras semua kru yang terlibat dalam pembuatan game ini. Saya memainkan sebuah game dengan sangat serius, menunjukkan apresiasi penuh dengan menamatkan game tersebut secara maksimal dan bercerita dalam blog ini, menceritakan kepada para pembaca betapa bagusnya game ini..

No comments:

Post a Comment