Friday, April 19, 2019

Review: God Of War 2018 (Ps4)



God of war (GOW) series hasilnya sudah menginjak seri ke empat nya, dan kali ini petualangan tokoh utama Kratos mengambil tema dunia dewa-dewi Nordik. Sebenarnya sudah usang saya menamatkan game ini versi digital, cuma baru sepat review kini.
Seri GOW di setiap rilis nya selalu memaksimalkan potensi dari konsol nya, terlihat juga dengan seri keempat ini, PS4 kita dipaksa untuk bekerja keras untuk merender grafis yang sangat indah dari game ini. Baru bermain beberapa menit kipas PS4 saya pribadi teriak, suaranya mirip mesin jet pesawat.
Untuk grafis memang sudah tidak diragukan lagi, sangat-sangat detail, mulai dari rambut berewok Kratos, detail keriput di kulit, armor, senjata dan dunia di sekitarnya benar-benar cukup maksimal, percikan partikel-partikel kecil, warna dunia, kabut asap dan cahaya dipadukan sedemikian rupa menciptakan dunia pada GOW 4 ini begitu memukau. Sudut pandang baru yang diimplementasikan dalam game ini menurut saya menambah unsur epic dan cinematic, menciptakan emosi dari karakter utama dan pendukung ter sampai kan ke kita para player yang memainkan game ini. Kita akan di bawa bertualang ke 6 dunia yang kita bisa kunjungi secara bebas dengan tunjangan Bifröst, dan setiap dunia akan mempunyai struktur yang berbeda-beda, misalkan Alfheim yang terdiri dari pepohonan yang hijau dan indah, Helheim yang terdiri dari dunia bersalju dan es dan Muspelheim yang terdiri dari gunung berapi dan lahar, dll. Nampaknya developer sengaja belum memunculkan 3 dunia lagi Asgard rumah para tuhan-ilahi, Niðavellir rumah para kurcaci dan Jötunheimr rumah para raksasa yang sudah sedikit di jelajahi dari game ini.
Untuk alur dongeng cukup anggun, kita di bawa bertanya-tanya asal seruan kenapa Kratos mampu ada di Midgard (dunia para manusia), Istrinya yang meninggal dan asal usul anaknya. Untuk beberapa karakter pendukung aku tidak begitu kenal, yang cukup populer cuma Loki dan beberapa kali karakter Thor dan Odin di sebut, namun tentunya dua abjad pamungkas ini tidak akan dikeluarkan dalam game ini, dan akan disimpan untuk seri GOW selanjutnya, dan infonya GOW kali ini akan menjadi Trilogi lagi. Adanya huruf Atreus yang menemani perjalanan dan selalu berbincang menciptakan petualangan Kratos tidak sunyi dan dari komunikasi antar beberapa abjad ini maka mitologi dari dunia Nordik ini akan dibahas lebih dalam, agar kita lebih mengenal dunia baru dari GOW 4 ini. Kratos juga mulai mengontrol amarahnya, dan mulai menjadi seorang mentor dan mendidik anaknya Atreus supaya mampu survive di dunia yang kini.
Untuk Battle nya sangat keren sekali, semua berjalan secara flawless animasi gerakan dan dan pukulan terasa berbobot, dikala kita melempar kapak dan memanggilnya kembali saat animasi menangkap kapak terasa sangat memuaskan. Pukulan yang berisi dan animasi brutal menghabisi musuh cukup terlihat keren. Namun sayang variasi musuhnya tidak terlalu banyak.
Overall game ini merupakan sebuah game yang dibentuk dengan segenap jiwa dan raga nya oleh developer nya, dan tentunya risikonya tidak pernah bohong, Dengan grafis yang oke dan story yang elok membuat GOW 4 ini cocok untuk semua kalangan. Namun dengan gameplay story yang cuma 18 jam dan total jika kita main secara menyeluruh cuma sekitar 49 jam, menciptakan rasanya sayang harus berpisah dengan game se elok ini dengan cepat. Karena bila kita sudah menuntaskan semua misi sampingan dari game ini, maka sudah tidak ada yang mampu kita lakukan lagi.

Score dari saya : 9/10 (Keren Gila)

Demikian reviewnya, happy gaming all

No comments:

Post a Comment