Friday, April 19, 2019

Review Indie Game: Super Daryl Deluxe (Ps4)


Super Daryl Deluxe merupakan sebuah game berjenis RPGvania, dengan gaya bertarung secara pribadi. Developer game ini yaitu Dan & Gary Games. RPGvania sendiri sebetulnya baru pertama kali ini saya dengar, mungkin maksudnya adonan dari game jenis RPG dan Castlevania. Game ini memiliki sebuah system dimana kita bisa menyusun sendiri mirip apa gaya bertarung yang akan kita gunakan. Game ini mengambil latar belakang permainan di sebuah sekolah yang memiliki sebuah timeline yang multi dimensi.
Visual arts dari game ini berdasarkan saya cukup unik, desain abjad yang di berdiri dari awal cukup bermacam-macam, cara dukungan warna dari game juga di buat se unik mungkin, dimana hanya aksara utama dan NPC yang mempunyai warna dominan, dengan background warna bubuk-abu. Game ini menceritakan tokoh protagonist berjulukan Daryl, di awal cerita di ceritakan jika tokoh utama ini merupakan seorang yang suka termenung dan berkhayal, menciptakan game ini memiliki sebuah twist yang akan saya coba jelaskan di akhir artikel ini.
Combat system yang mengalir sangat lancar dan menarik merupakan nilai plus dari game ini, memang sebuah game berdasarkan aku wajib mempunyai sebuah sistem gameplay yang anggun dari awal, alasannya adalah saat kita memainkan sebuah game yang akan kita nilai pertama-tama yaitu gameplay combat nya lalu mungkin baru aspek yang lainnya mirip visual dan story line. Sistem combat yang bisa kita modifikasi sesuai dengan kemauan kita, berbagai macam skill active dan skill passive yang harus kita maintenance dan ini merupakan sebuah elemen RPG yang cukup solid yang dimiliki oleh game ini.
Menariknya, game yang mengambil setting lingkungan sekolah ini dibuat menjadi menjadi lingkungan sekolah yang multi dimensi, jadi dikala misal kita masuk ke kelas Sejarah, maka kita akan bertemu abjad-aksara seperti Julius Caesar, Napoleon Bonaparte dan dalam sejarah musik akan bertemu Beethoven atau Mozart. Kita akan berinteraksi dengan abjad-karakter tersebut, dimana ada misi utama dan di dalam misi utama itu juga di selipkan banyak misi sampingan yang di buat secara serius, sampai seolah-olah misi sampingan ini terasa seperti misi utama. Story yang yang kuat di berdiri dari awal, membuat kita bertanya-tanya akan dibawa kemana nanti dongeng dari game ini.
Elemen pendukung lain nya adalah equipment dan item-item yang jatuh dari musuh, kadang beberapa item mempunyai skill passive yang menarik, desain musuh-musuhnya juga unik, ini sih enaknya game indie dimana pembuat game bisa memasukkan semua unsur-unsur yang mereka inginkan tanpa harus ada batasan dari developer/ publisher. Dialog dari game ini juga cukup lucu-lucu, menciptakan saya ingin membaca semua text percakapan yang ada dan tidak itu saja terdapat juga  ester egg dari banyak sekali macam kartun atau video game lainnya, mirip gerakan skill Daryl yang meniru gerakan pengendali api di serial Avatar: The Last Airbender, Ada Buster Sword milik Cloud di seri Final Fantasy 7, dan masih banyak ester egg yang lainnya.
Overall game ini merupakan sebuah game yang sangat aku rekomendasi kan untuk teman-sobat semua yang suka memainkan game RPG, Saya memainkan game ini hingga beberapa kali lupa waktu, bermain hingga jam 3 pagi, Grinding dan level up terasa cukup additive. Sebuah game yang cukup solid dari segala macam sisinya. Mengadopsi sistem combat game Kingdom Heart sehingga kita yang sudah terbiasa memainkan game RPG akan langsung mampu masuk kedalam game ini.

Score dari aku : 10/10 (Masterpiece)

Saya mendapatkan game ini secara GRATIS dengan mengikuti event #IndieSelect di Twitter.

Terimakasih  untuk :
@IndieGamerChick @DanAndGaryGames
#SuperDarylDeluxe
#IndieSelect

* Saat saya menulis artikel ini jujur saya belum menamatkan game ini, saya cuma tidak tabah aja untuk menulis review. Saat saya memainkan game ini, saya berfikir sebab tokoh Daryl suka mimpi di siang bolong, apa mungkin semua yang ada di game ini, pertarungan yang ada, pertemuan dengan tokoh-tokoh unik yang ada semua itu hanyalah khayalan dari tokoh utama Daryl, sama kayak filem Sucker Punch (2011) dimana semua hal epic yang ada merupakan hayalan dari tokoh utama. Just My Opinion.

No comments:

Post a Comment