Friday, April 19, 2019

Review Samsung Uhd Tv 40Ku6300



Hi temen-temen semua, kali ini aku akan mencoba menawarkan ulasan review sebuah TV yang baru saja aku beli, sebab TV usang aku rusak terkena air, jadi mikir untuk beli TV baru, berhubung tahun 2018-20 TV 4K bakal menjadi barang yang sudah pasaran, jadi aku menetapkan untuk membeli TV dengan resolusi 4K, berharap 5thn kedepan teknologi ini masih digunakan. Ahhh artikel ini akan cukup panjang.. ayo kita mulai :D
Perkembangan media digital sudah mulai mengarah ke format 4K, 4K sendiri merupakan sebuah resolusi dalam panel display yang ukurannya 4x lebih besar dari Full HD (FHD) ialah 3840x2160 pixel. Mungkin yang paling kontras yakni mulai adanya media-media streaming filem seperti Netflix, Youtube, Amazon Video, Vudu, Ultra Fix, Google Video dan tentunya PlayStation Video, semua sudah mulai memperlihatkan sistem streaming dengan format 4K. Format 4K tentunya juga harus didukung dengan infrastruktur jaringan internet yang cepat, aku melihat Indihome sudah mulai ke arah situ, bandwidth yang besar dengan harga terjangkau, dan aku meyakini tidak lama lagi kita akan sampai pada era digital 4K, baik itu video games lewat PS4 Pro, Xbox One X atau bahkan PS5 atau Xbox Two yang akan direlease tahun 2019-20.
Setelah melaksanakan banyak reset di web-web yang membahas tentang TV jadinya pilihan aku jatuh ke tipe Samsung UHD 40KU6300, banyak pertimbangan yang saya pilih, sebelum akibatnya aku membulatkan pilihan aku untuk mebeli TV tersebut, nanti artikel di bawah akan saya bahas lebih lanjut.

Untuk TV aku survei ke beberapa toko di Balikpapan, seperti Hypermart Pentacity, BC, Nuansa Elektronik, Toko Jakarta, Elektronik City, Carrefour dan Jims, selama proses survei harga aku melihat masih lebih banyak TV model FHD ketimbang 4K di toko-toko tersebut. Nampaknya yang memilih untuk membeli TV 4K masih segelintir orang saja, kenapa mirip itu? karena kebanyakan orang hanya menggunakan TV untuk kebutuhan menonton siaran TV saja, dan TV 4K memang tidak worthed sama sekali jika hanya dipakai untuk menonton siran TV yang masih memakai format 480p.

Karena kita dari kalangan Gamers dan TV merupakan sebuah "output" yang kita nikmatin dan masuk ke dalam mata kita, jadi pemilihan TV merupakan hal yang sangat-sangat penting, kenapa aku bilang begitu, karena aku sudang mencoba berbagai macam merek TV, dulu aku tidak begitu peduli denga ukuran TV dan panel yang digunakan, sebab TV pertama sama TV Samsun 26" HD ready (720p) lalu ganti ke Toshiba 24" FHD (1080p), dari dua TV ini saya belum sadar pentingnya sebuah TV untuk PS4, alasannya adalah hasil output dari 2 TV itu sama saja. Lalu aku dapat pemberian TV Samsung 40" FHD, dan terakhir adalah LG 32 FHD Smart TV, dari semua TV tersebut aku paling suka LG32 FHD karena teknologi Motion nya, membuat pergerakan karaker menjadi halus dan membuat experiance dan mood kita bermain game berubah derastis. Kaprikornus dari pengalaman itu saya tau bahwa teknologi TV sangat penting bagi kita pengguna game, penikmat PS4.
Oke lanjut ke review Samsung UHD 40KU6300, Untuk skor nilai aku mengambil dari dua sember yang berbeda, pertama rtings.com web yang membahasa ihwal TV dan dari User Review yang membeli di web Amazon.com. Dari dua sumber ini aku merasa data yang saya mampu akan cukup valid, alasannya tidak hanya direview oleh para mahir review TV rtings.com namun juga di review oleh pengguna awam yang ada di Amazon.com. Bisa aja misal pihak Samsung atau LG membayar ke web rtings.com untuk memberikan skor tinggi terhadap TV-TVnya dan menjelekan produk lain, namun dengan Cross-check di user review Amazon data akan valid, sebab tak mungkin pihak Samsung/LG membayar ribuan orang yang sudah membeli TV tersebut semoga memperlihatkan testimoni yang cantik.

Sebelum kita membeli TV 4K, kita harus tau terlebih dahulu apa kebutuhan kita, setuju untuk saya tentunya untuk menonton Movie, Youtube dan Video Games, jadi jelas saya akan mencari TV yang mengarah ke situ, untungnya di web rtings.com semua itu sudah dikatagorikan masing-masing, kita tinggal membaca penjelasannya, Berikut ini nilai skor untuk TV samsung UHD 40KU6300:

USAGE RATINGS - 7.4 Mixed Usage 

6.9 - Movies (Menonton filem)
7.1 - TV Shows (Menonton Siaran TV biasa)
7.3 - Sports (Menonton acara olahraga banyak objek bergerak)
8.4 - Video Games (Kita ada di sini)
7.2 - HDR Movies (Menonton filem dengan HDR)
8.0 - HDR Gaming (Main game yang sudah HDR)
6.9 - PC Monitor (Sebagai Monitor PC)

Skor dari Amazon.com 4.5/5 bintang, rata-rata user menawarkan bintang 5 untuk produk tipe ini.

Terlihat dari skor di atas, beberapa nilainya agak tinggi, memang beberapa rendah, namun tidak terlalu rendah. Menurut aku semua skor ini worted dihitung dengan harga TV yang murah untuk ukuran panel 4K, kalo mau skor tinggi semua ya silahkan beli TV LG C7 OLED yang mampu skor rata-rata 8-9, dengan harga 37jt, kembali ada harga ada kualitas ya.

Dan tentunya untuk skor 8.4 Video Games dan 8.0 HDR Gaming merupakan skor yang tinggi, pas sekali dengan penggunaan TV dengan kemauan saya. Untuk informasi aja TV ini sudah mendukung input HDR dari PS4, namun TV ini tidak mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar yang lebih berwarna, alias HDR-nya belum full atau maksimal ke output warna, sebenarnya TV ini sudah mendukung HDR10 namun TV ini tidak dapat benar-benar memanfaatkannya karena kurangnya local dimming dan tidak adanya sumbangan untuk warna gamut yang luas... Yaah risikonya semua kembali ke harga TV dengan budget low.

Oke lanjut untuk skor dari test :

8.5 - Design
7.4 - Picture Quality
6.2 - Motion
8.2 - Inputs
6.5 - Sound Quality
8.5 - Smart Features

Dari segi Desain (8.5), semua part luar terbuat dari material plastik, yang tentunya terlihat agak murahan berdasarkan aku, ini tentunya alasannya adalah memotong ongkos produksi sehingga harganya jadi lebih terjangkau, okee aku maklumi itu.

Stand kaki cukup mungil namun lebar, terbuat dari material plastik, dan pada bab depan sedikit dilapisi material Stainless steel terlihat sedikit elegan cuma bila TV ini ditonyol, dorong dari atas samping, tentunya akan goyang dan seakan-akan mau jatuh ke depan.
Borders atau tepian TV berukuran 1.8cm, cukup kecil dibanding TV-TV aku sebelumnya. ketebalan TV sekitar 8.8 cm, sangat tipis sekali.

Picture Quality (7.4) kualitas gambar merupakan hal yang paling penting menurut aku, nah untuk duduk perkara ini tidak diragukan lagi kualitas gambar yang dihasilkan oleh Samsung lah juaranya, rata-rata TV Samsung memiliki kualitas dan ketajaman gambar yang cukup manis, tidak hanya ditipe ini saja namun tipe-tipe lain juga, dan tentunya teknologi itu lah yang dibawa oleh Samsung ke produk-produk lainnya, dan tentunya ini menguntungkan kita dari segi konsumen.

Deep review score :

8.9 - Contrast 
7.7 - SDR Peak Brightness
7.6 - HDR Peak Brightness
6.6 - Gray Uniformity
9.8 - Black Uniformity
9.0 - Gradient
8.1 - Pre Calibration
9.9 - Post Calibration
8.0 - 480p Input (Upscale)
8.0 - 720p Input (Upscale)
9.0 - 1080p Input (Upscale)
10 - 4k Input
10 - Image Retention
7.0 - Reflections

Ahh mantap.. skorya tinggi semua, untuk lebih jelasnya sebetulnya mampu di cek web rtings.com untuk klarifikasi dari masing-masing nilai tersebut. (http://www.rtings.com/tv/reviews/samsung/ku6300)
Motion (6.2) ini yang sedikit agak mengecewakan, yup saya akui untuk persoalan Motion TV LG juaranya, sebab saya sudah coba, untuk Motion menerima skor 6.2 alasannya adalah input lag nya menjadi sangat besar, dikala Automotion Plus diaktivkan Input Lag yang awalnya 19ms meningkat menjadi 109ms, ini maksudnya ada lag/delay antara kontroler DS4 ke TV, jadi tentunya fitur ini tidak terlalu cocok untuk di aktivkan dikala kita sedang bermain game dengan fase cepat yang membutuhkan ke akurasian tekanan tombol, seperti game Sport (Bola, basket) atau jenis FPS. Namun jika kita matikan fiur ini pun sebenarnya TV tidak ada duduk perkara, hanya saja tentunya saat diaktivkan Automotion Plus menciptakan gambar menjadi smooth/halus/60fps. Fitur ini sangat cocok untuk menonton Movie dengan mengabaikan input lag.

Untuk Sound Quality (6.5) ini aku tidak terlalu mempermasalahkan, karena saya sering menggunakan hetset dalam bermain, dan tidak terlalu kencang dalam menggunakan volume TV, dan untuk experiance lebih elok kita bisa menggunakan Sound Bars milik Samsung yang dijual terpisah.
Smart Features (8.5), Samsung KU6300 menggunakan sistem operasi Tizen 2016, merupakan sebuah sitem operasi base on linux, yang akan memudahkan kita dalam mengakses semua fiture interface yang ada di dalam TV ini. Tentunya kita sudah tidak usah menghidupkan lagi PC/Laptop bila hanya ingin menonton Youtube/ Browsing alasannya adalah TV ini sudah mendukung semua itu. Nilai plus dari OS ini juga ads free/ tidak ada iklan, jadi sama sekali tidak ada iklan di interface-nya, jadi terlihat bersih dan elegan, tidak seperti kompetitornya hehe.
Terakhir yang belum aku informasi dari semua tulisan di atas, aku mengambil tipe Curved alias melengkung, tentunya dengan banyak petimbangan juga, kelebihan layar melengkung :

1. lensa mata kita lensa cembung, jadi layar TV cekung cocok untuk mata kita, mata lebih nyaman melihat konten di layar cekung.
2. Ada sensai "dalam" dikala kita menonton tayangan TV karena fitur depth enhancement processing.
3. Tampilan video seperti 3D walau bantu-membantu hanya dari sumber video 2D
4. Kita menerima sudut pandang efektif yang lebih lebar.
5. Kontras 1.8x lebih baik dari pada TV layar flat.
6. Mata kita lebih fokus terhadap tayangan TV.
7. Curved TVs just look cool :P.

Sumber: trustedreviews.com/opinions/curved-tvs-the-pros-and-cons

TV Curved akan labih baik jika pada ukuran besar, sedangkan yang aku ambil cuma ukuran 40" ini akan memperlihatkan imbas kalo TV saya ukuranya akan terlihat lebih kecil, alasannya inci diukur dari diagonal TV dan saat TV itu melengkung makan akan berkurang beberapa inci di banding dengan TV flat, namun mengingat ruangan aku bermain game tidak luas, akhirnya kembali ke jarak pandang TV, dan berdasarkan aku ini malah menguntungkan saya. Saya memilih TV Curved sebab ingin mencicipi "New Experiance" dalam dunia per televisian, alasannya adalah selama ini aku hanya memakai TV flat, jadi tidak ada salahnya untuk mencoba.
Saya juga mengambil TV seri KU (Rakitan 2016) bukan seri MU (Rakitan 2017) karena menginat harga, tipe seri KU rata-rata diskon dari 950rb di Jims dan 1jt lebih di Hypermart, dan saya rasa tidak ada masalah keluaran 2016, toh juga panel, fiture, OS yang selalu di update dan segala sesuatunya sama saja dengan keluaran yang baru.
Overall nilai Plus (+) dari aku

+ Fantastis Superb saat memutar video/ games yang support 4K+HDR. (mungkin effek pertama saat pertama kali melihat resolusi 4K)
+ Panel Curved sangat cocok di gunakan dalam jarak menonton 2-3M, seolah-olah kita masuk ke dalam tayangan TV tersebut.
+ Sound lebih bagus dari semua TV yang pernah aku punya, ada bassnya.
+ Dari segi PS4 sudah sangat kelihatan detail gambar meningkat walau gres berada di hidangan utama, dibadingkan dikala memakai TV FHD.
+ Untuk AutoMotion aku sama sekali tidak ada dilema diinput lag, walau sudah aku set ke lv 10.
+ HDR+ sangat-sangat terasa, dikala bermain game Ratchet & Clank, memakai HDR cahaya jadi lebih halus, tone warna bermetamorfosis lebih "hangat".
+ Unser interface Tizen 2016 yang sangat sederhana.
+ perunbahan settingan gambar langsung mampu kita lihat secara pribadi, jadi lebih yummy konfigurasinya, mana yang paling cocok dengan mata.
+ Ada settingan khusus Game, dikala settingan ini digunakan maka nampaknya akan mengabaikan semua Video post-processing, sehingga gambar menjadi sedikit lebih jelak, namun input lag akan sangat kecil seklai.
+ Service center resmi sudah ada di Balikpapan


Overall nilai munus (-) dari saya

- Remote terlalu sederhana, susah untuk di jadikan mouse pointing, ngetik huruf/angka susah (butuh tambahan wireless keyboar dan mouse)
- Port USB terlalu sedikit, cuma ada 2 port USB, ketika sudah digunakan utk mouse/keyboard otomatis sudah habis, kita tidak bisa pake HDD/FDD.
- Tidak terlalu manis saat memutar video 720p/1080p, terlihat sekali gambar jadi pecah.
- Minim aplikasi yang benar-benar "free" di appsore-nya.
- Menurut saya TV ini tidak se-"Pintar" yang di gembar-gemborkan, rata-rata aplikasi hanya untuk pemutar video saja.
- Browser belum support flash, dan lemot sekali.
- Pada sisi-sisi pojoknya masih ada bayangan hitam, cahaya backlight belum menyeluruh ke seluruh panel, namun masih mampu di maklumi.
- Memory space sangat sedikit cuma 5GB
- Harga Sparepart mahal dan langka untuk tipe Curved.
- Rentan malware & virus kalo sering di pakai untuk browsing yang abnormal-gila :P

Oke supaya urainan yang saya berikan bisa bermanfaat bagi teman-sahabat yang mungkin ingin mengganti TV lamanya dengan TV gres, dan mencicipi pengalaman baru dengan TV panel 4K.

No comments:

Post a Comment