Friday, April 19, 2019

Review Ssd Samsung 860 Evo With V-Nand


Sebelum aku review kualitas SSD Samsung EVO 860 ini mungkin aku akan menjabarkan dulu sedikit wacana beberapa jenis media penyimpanan yang ada terlebih dahulu, semoga sahabat-teman yang masih awam bisa  menerima gosip yang lebih jelas.

Chapter 1: Pengenalan Macam-macam Jenis Media Penyimpanan.

Secara garis besar media penyimpanan yang ada saat ini di bagi menjadi 3 jenis, adalah HDD, SSD dan SSHD.

  1. HDD atau akronim dari Hard Disk Drive, merupakan sebuah media penyimpanan data yang sangat sering kita temui untuk saat ini, yang secara bawaan terpasang pada komputer atau laptop yang gres kita beli. HDD ini biasanya masih memakai teknologi pergerakan mekanik disk cakram untuk menyimpan data.
  2. SSD atau abreviasi dari Solid State Drive, merupakan sebuah media penyimpanan alternatif gres yang menggunakan media IC (Integrated Circuit) sebagai memory untuk menyimpan data atau informasi, menggantikan jenis disk cakram.
  3. SSHD akronim dari Solid State Hybrid Drive, merupakan sebuah penggabungan dari teknologi HDD dan SSD, jadi menggabungkan antara teknologi cakram dan IC sebagai media penyimpanan.


Chapter 2: Kelebihan dan Kekurangan dari Masing-masing Media Penyimpanan.

KELEBIHAN :

1. HDD 
+ Harga jauh paling terjangkau, range mulai 600rb per 1TB
+ Kapasitas memory lebih besar.
+ HDD kadang masih bisa di perbaiki bila rusak.

2. SSD
+ Kecepatan baca dan tulis yang sangat cepat hingga 550/ 520 MBPS.
+ Lebih irit listrik atau battery jika di gunakan di notebook.
+ Lebih tahan goncangan, alasannya tidak ada cakram atau komponen bergerak mirip HDD, jadi lebih tahan benturan, terjatuh dan suhu yang lebih tinggi.
+ Bentuk lebih ramping dan tipis, berat lebih ringan.
+ Garansi lebih panjang sampai 5 tahun.
+ Dilengkapi dengan Software Monitoring dan Update Firmware
3. SSHD
+ Harga lebih terjangkau.
+ Mendapat performa hampir mirip SSD.
+ Memiliki kapasitas memory yang bisa sebesar HDD.
KEKURANGAN :
1. HDD
- Praktis rusak jikalau terkena benturan, jatuh atau suhu extreme.
- Ukuran lebih besar, dan berat sebab di dalamnya ada komponen yang bekerja secara mekanik, semakin besar ukuran memory makan cakram yang di gunakan akan semakin banyak dan akan semakin besar ukurannya.
- Kecepatan baca/tulis yang mentok di 128/120 MBPS itu pun dengan HDD dengan kecepatan rotasi cakram 7200 RPM (putaran hdd tercepat dikala ini).
- Lebih boros listrik / battery di banding dua jenis lainnya.
- Umur kadang sangat pendek, atau datang-tiba rusak sebab ada kegagalan mekanik HDD.
- Garansi relatif lebih pendek hanya 1-3 tahun saja.

2. SSD.
- Harga paling mahal, range sekitar 550rb per 128 GB
- Kapasitas memory penyimpanan untuk ketika ini hanya mentok di 16 TB, namun akan terus berkembang.

3. SSHD
- Masih belum mampu menyamai kecepatan SSD
- Karena mempunyai komponen mekanik dan cakram jadi apa yang menimpa HDD bisa juga terjadi di SSHD
Chapter 3: Main Story (Review Samsung SSD EVO 860)


Dari sedikit penjelasan di atas makan kita sudah mendapatkan bayangan mengenai aneka macam macam media penyimpanan yang ada untuk dikala ini, pengalaman saya sendiri tentunya sudah memakai media HDD ini dari dahulu awal rakit PC di jaman kuliah 2005 sampai 2019 ini. Mulai dari HDD yang menggunakan kabel ATA, menjelma SATA, dari 5400 RPM sampai 7200 RPM, di kerja an saya juga tidak jauh dari Quality Control produk-produk komputer atau laptop merek Asus, HP, Lenovo dll, jadi saya mampu pastikan sudah puas dan paham mengenai performa media penyimpan berbentuk HDD ini.

Sebenarnya apa sih yang membuat SSD Samsung EVO 860 ini berbeda dari SSD yang lainnya? EVO 860 ini mempunyai teknologi yang dinamai dengan V-NAND, sedangkan SSD lainnya hanya mempunyai teknologi yang dinamai NAND, nah apa bedanya V-NAND dan NAND?

Teknologi NAND sendiri merupakan tipe memori flash utama untuk SSD. Ratusan ribu sel disusun pada halaman dan ada beberapa halaman pada satu blok (128KB +). Untuk melakukan proses baca/ tulis diharapkan sebuah derajat administrasi blok untuk dapat menulis dan menghapus data. NAND mempunyai daya tahan yang lebih baik daripada teknologi sebelumnya dan kecepatan menulis dan menghapus yang lebih cepat berkat cara data disusun dalam bentuk blok ini.
Sedangkan Teknologi V-NAND, atau 3D V-NAND ialah teknologi terbaru di dunia memori flash. Di sinilah NAND planar (bidang tunggal sel NAND) di tumpuk secara Vertikal, yang mana Vertikal ini menjadi simbol 'V' di istilah teknologi V-NAND. Karena perubahan dalam susunan vertikal sel ini, SSD ini memiliki kapasitas yang lebih baik dengan biaya produksi lebih rendah, konsumsi daya bisa di potong sampai setengah dari kebutuhan daya teknologi NAND, dua kali kecepatan dan sepuluh kali lipat umur planar NAND
Dari teknologi yang baru muncul ini menciptakan harga dari SSD jauh mulai menurun, Saya membeli SSD ini dengan harga Rp 1.365.000 di Tokopedia [Link]  dengan kapasitas 500GB, yang aku rasa ukuran ini sudah cukup untuk laptop aku yang tidak banyak menyimpan file data. Jika PC kita terdapat beberapa slot untuk media penyimpanan kita mampu memakai 2 hardisk, HDD biasa untuk simpan data dan tentunya SSD untuk kita isi sistem operasi Windows dan Program-acara bawaan.
Kesan yang saya rasakan tentunya semua proses komputasi menjadi sangat cepat, spesifikasi notebook aku I5-3317U, RAM 5GB seri Asus K46CM, sebelumnya saya menggunakan laptop ini lebih banyak di jalan, masuk ke dalam tas, bagasi pesawat, bagasi mobil, bagasi travel dan bisa terbilang dalam penggunaan yang cukup extreme, dan yang terjadi adalah performa HDD yang semakin usang semakin berkurang, dimana dikala booting atau hanya melaksanakan sedikit proses, saya cek di task manager, kondisi HDD selalu 100%, booting ke dalam Windows yang kadang memakan waktu 2-3 Menit, menjalankan Chrome jadi lambat dll. 

Saya merasa Spesifikasi Prosesor dan Ram aku yang tidak mengecewakan tinggi menjadi jadi sia-sia, dan ini lah yang aku alami dikala melaksanakan instalasi PC/ Notebook gres, dikala spesifikasi nya cukup tinggi I7-8550U, RAM 6GB dan masih terasa standard-standar saja saat menjalankan booting Windows. Hal ini di alasannya kan semua spesifikasi besar tersebut terhalang dengan kecepatan membaca dan menulis dari hardisk yang ada, membuat performa dari hardware kita menjadi tidak maksimal.

Chapter Final: Epilogue.


Kesimpulannya tentunya saya sangat merekomendasikan penggunaan SSD ini, terserah teman-teman mau menggunakan SSD merek apa pun, jenis apapun, yang terperinci kita akan merasakan perubahan yang sangat signifikan dalam penggunaan peralatan PC/ Notebook kita, Saat booting menjadi sangat singkat sekitar 5-7 detik, menjalankan acara dan menonton video 4K lebih lancar, melakukan banyak sekali macam hal menjadi terlihat sangat instan dan tentunya meningkatkan efektivitas kita sebagai pengguna. Namun tentunya perlu diperhatikan juga apakah PC kita support untuk mampu di pasang SSD ini atau tidak, alasannya SSD sendiri jenisnya ada beberapa juga (SATA, M.2, PCIe).
Namun bekerjsama secara garis besar aku tidak me review produk ini, namun lebih kearah pentingnya migrasi dari HDD ke SSD. Nanti rencananya saya akan buat juga bagai mana performa PS4 jika menggunakan SSD.
Mohon maaf bila penjelasan aku di atas kurang detail karena memang saya tidak mau membahas terlalu detail perihal teknologi dan istilah-istilah media penyimpanan yang ada. Semoga yang mampu saya ceritakan ini bisa bermanfaat pagi teman-teman semua yang membacanya.

No comments:

Post a Comment